Sosial media sekarang telah memiliki peran penting dalam strategi pemasaran bagi bisnis kecil maupun besar.

Kini berbagi informasi kepada pengunjung atau followers bukan satu-satunya keuntungan menggunakan sosial media bagi sebuah bisnis.

Social media marketing di indonesia sudah cukup bagus perkembangannya, banyak yang sudah fokus menjalankan bisnisnya melalui strategi social media marketing.

Social media management adalah bagian penting dari proses menjalankan social media marketing. Karena tanpa social media manajemen yang baik proses pemasaran atau marketing tidak akan membuahkan hasil yang baik.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai ruang lingkung social media marketing berikut kami ulas bagian-bagian pentingnya.

Pengertian Sosial media Marketing

Sosial media Marketing adalah suatu bentuk promosi melalui media digital. Sosial media digunakan memiliki tujuan membangun keterikatan dengan konsumen (engagement).

Selain itu, sosial media memiliki berbagai fitur unik yang memungkinkan terjadinya percakapan untuk membentuk word of mouth (dari mulut ke mulut) dengan mengklik tombol Share, Like dan Re-tweet (contohnya seperti yang terdapat pada Facebook dan Twitter). Dengan melakukan mention dan tag kepada teman di sosial media, kita juga dapat berbagi informasi dan opini.

Secara teori sosial media marketing memiliki pengertian sebagai tempat untuk berinteraksi sosial antara manusia dalam bertukar informasi. Informasi dapat berupa gagasan dan berbagai macam konten dalam komunitas virtual.

Selain itu sosial media juga diartikan sebagai aplikasi berbasis internet yang dibangun atas dasar ideologi dan teknologi web versi 2.0 yang memungkinkan terciptanya website yang interaktif.

Cara Kerja Sosial Media Marketing

Social media marketing tidak bekerja secara langsung seperti marketing konvensional. Konversi penjualan butuh waktu cukup lama karena masyarakat membutuhkan trust atau mempunyai kepercayaan. Selanjutnya, setelah rasa percaya ini meningkat dibarengi dengan strategi yang tepat (contoh menggunakan selebgram), penjualan bisa berjalan dengan lancar.

Lamanya proses konversi dari promosi ke penjualan ini membuat banyak marketer tidak sabar. Akhirnya mereka gagal menerapkan cara pemasaran ini meski cukup penting.

Agar pemasaran ini bisa berjalan lancar, Anda harus bersabar dan menerapkan metode yang tepat, misal target promosinya jelas dan interaksi dengan masyarakat berjalan dengan baik.

Contoh Social Media Marketing

1. Facebook

Facebook merupakan social media yang banyak digunakan oleh masyakat di seluruh dunia khususnya indonesia. Di indonesia facebook memiliki lebih dari 955 juta pengguna dan mayoritas berusia antara usia 18 dan 25 tahun. Sedangkan perbandingan gender yang telah tercantum di Facebook sebesar 40% pria dan 60% wanita.

Facebook adalah platform terbaik dalam membangun komunitas dengan pelanggan. Facebook cocok digunakan sebagai media branding yang tepat dengan memiliki facebook fanspage maka branding perusahaan atau toko online Anda akan mudah terbangun dengan pesat.

2. Instagram

Instagram sangat cocok sebagai platfom social media marketing sampai saat ini. Instagram mengutamakan media berbagai gambar Anda juga dapat memberikan kesan premium kepada setiap gambar yang Anda upload. serta memberikan hashtag tertentu. Saat ini instagram memiliki 50 Juta pengguna dan akan terus bertambah hingga saat ini.

3. Twiter

Twitter juga saat ini sudah menjadi media yang wajib digunakan. Pengguna twitter saat ini lebih dari 555 juta pengguna dengan mayoritas berusia antara 26 dan 34 tahun, dengan 57% wanita. Twitter ialah tools media sosial terbaik untuk berkomunikasi secara real time.

4. LinkedIn

LinkedIn ialah media sosial Business to Business (B2B) terbaik yang pernah ada. Memiliki jaringan lebih dari 150 juta pengguna. Pengguna LinkedIn mayoritas berusia antara 26-44 tahun. Cocok bagi Anda yang memiliki bisnis yang besar .

5. Pinterest

Pinterest merupakan platform viral yang dapat berbagi cerita lewat gambar, di Pinterest akan sangat cocok jika digunakan untuk berbagai gambar atau infographic berkaitan dengan bisnis Anda. Pinterest juga telah memiliki lebih dari 12 juta pengguna dengan Mayoritas berusia 26-44 tahun dan 68% wanita.

Fungsi dan Tujuan Social Media Marketing

1. Membangun dan menarik minat masyarakat

Salah satu manfaat media sosial adalah sebagai media promosi. Salah satu poin penting dari pemasaran melalui media sosial adalah kemampuannya untuk membangun dan menarik minat masyarakat.

Pemilik bisnis memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan konsumen baru melalui media sosial.

Pemilik bisnis daapt membangun dan menarik minat mereka melalui komunikasi yang efektif atau konten-konten yang dibagikan.

2. Meningkatkan engagement atau interaksi

Media sosial digunakan untuk menunjang strategi marketing bisnis. Selain itu, manfaat media sosial tidak hanya sebagai platform marketing saja.

Konten yang dibagikan juga bisa meningkatkan engagement atau interaksi dengan bisnis Anda.

Ada 3 hal penting yang bisa dibagikan oleh pemilik bisnis pada media sosialnya.

1. Learn & Improve

Dengan konten ini, Anda bisa mengedukasi para customer dan meyakinkan bahwa produk Anda mampu mengoptimalkan kegiatan mereka.

2. Explore & Discover

Customer menginginkan hal yang kreatif dan cara-cara baru dalam menggunakan produk Anda, maka konten tipe inilah yang dibutuhkan.

3. Question & Answer

Layaknya customer service, konten jenis ini dapat berisi pertanyaan dan jawaban yang akan membantu customer menggunakan produk Anda secara lebih baik.

3. Customer service melalui media sosial

Setiap orang akan melakukan keluhan saat menghadapi sesuatu yang berjalan tidak sebagaimana mestinya.

Dulu keluhan lebih banyak disampaikan melalui telepon, pada era digital seperti ini 65% customer lebih senang menyampaikan komplain melalui media sosial dibandingkan call center.

Alasannya karena media sosial lebih praktis, tidak memakan pulsa puluhan ribu, dan juga lebih cepat dibaca oleh admin.

Sayangnya sampai saat ini masih banyak para pemilik bisnis yang masih belum mengetahui manfaat media sosial sebagai penunjang customer service.

Mereka hanya fokus untuk meningkatkan branding dan melakukan pemasaran melalui media sosial saja. Sedangkan keluhan dan pertanyaan customer pada media sosial justru diabaikan.

4. Product Development

Melalui media sosial, kita bisa mengetahui produk seperti apa yang diinginkan oleh konsumen. Bahkan kita bisa mengetahui tren dan persaingan produk yang ada di pasaran.

Feedback berupa saran dan kritik pada media sosial bisa menjadi dasar bagi pemilik bisnis untuk mengembangkan produk terbaru.

Selain itu pengguna media sosial juga bisa menjadi seorang tester dan quality control yang baik bagi bisnis Anda.