Apa itu Social Media Specialist, Tanggungjawab, Jenis Social Media

apa itu social media specialistBeberapa poin kunci dari media baru yang Pertama ialah digitality, yaitu perubahan seluruh proses media ke dalam bentuk digital. Kedua, interactivity yang dapat berarti dua pengertian yaitu adanya teknologi yang mampu memberi respon terhadap pengguna dan interaktivitas antar masing-masing pengguna. Ketiga, dispersal yang mengacu pada adanya desentralisasi proses produksi dan distribusi pesan serta menumbuhkan keaktifan dari individu.

Kehadiran media baru inilah yang kemudian memunculkan satu dampak cukup besar yaitu kemunculan media sosial. Belakangan ini, media sosial banyak menjadi perbicangan di dunia komunikasi. Selain karena fakta jumlah penggunanya yang banyak, keunikan dari karakteristik sosial media dirasa sangat mendukung komunikasi di era perpindahan informasi yang sangat cepat ini.

Karakteristik Social Media

7 karakteristik dan keunikan utama yang membedakannya dari media konvensional antara lain:

  1. Media sosial terbangun dari web space yang bisa diakses bebas oleh pengguna internet.
  2. Ada alamat web khusus atau alamat spesifik untuk dapat mengakses media sosial.
  3. Media sosial memungkinkan pengguna membuat profil sebagai identitas penggunanya.
  4. Media sosial membuka konektivitas antar penggunanya.
  5. Media sosial memungkinkan setiap pengguna mengunggah informasi atau konten tanpa terikat ruang dan waktu. Jika pada media konvensional terdapat editor atau pengelola pesan, pada media sosial semua orang dapat menjadi sumber informasi
  6. Media sosial memiliki potensi membangun percakapan, bahkan lebih dari dua orang, dibanding media konvensional.
  7. Konten pada media sosial dapat ditelusur ulang dan diikuti oleh pengguna lain. Karakteristik dan keunikan inilah yang kemudian membuat media sosial menjadi marak digunakan dan dibicarakan saat ini.

Jenis Social Media

Secara keseluruhan menggambarkan bahwa media sosial merupakan sebuah patform yang mampu membentuk interaksi dan mampu memfasilitasi information sharing. Ada beberapa jenis dan tipe media sosial yang dikenal yaitu social network, bookmarking sites, social news, media sharing, micro blogging dan blog comments and forums.

Social Network

Merupakan layanan yang dapat memfasilitasi orang berhubungan atau terkoneksi dengan mereka yang memiliki ketertarikan yang sama. Biasanya berisikan profil, beragam cara untuk saling berinteraksi satu sama lain (missal dengan fitur chat atau pesan), kemampuan membentuk grup dan sebagainya. Beberapa social network yang popular ialah facebook, Instagram dan twitter.

Bookmarking sites

Merupakan media sosial dengan layanan yang memungkinkan orang untuk menyimpan, mengatur dan mengorganisir link dari beragam web dan sumber lain dari internet. Biasanya media sosial ini memungkinkan kita untuk ―menandai link untuk memudahkan dalam mencari dan membagikannya.

Social news

Merupakan media sosial yang memungkinkan pengguna membuat dan membagikan artikel ataupun tulisan yang dapat diakses oleh pengguna lain (ataupun non pengguna). Pengguna lain dapat melakukan ―vote terhadap tulisan yang telah dibagikan pengguna lainnya.

Media sharing

Adalah media sosial yang dapat memungkinakan pengguna membagikan berbagai macam konten media (suara, gambar, audio-visual). Fitur lain dalam media sosial ini biasanya adalah fitur comment dan profil. Salah satu yang paling terkenal dari media sosial jenis ini adalah youtube.

Microblogging

Merupakan media sosial yang berfokus pada short update pengguna yang dapat diakses oleh pengguna lain yang telah melakukan subscribe atau dengan sengaja mengikuti akun milik pengguna lain. Salah satu bentuk media sosial ini yang paling popular ialah twitter.

Blog comment and forum

Merupakan fitur yang biasanya merupakan bawaan dari sebuah forum online dan blog di internet. Fitur ini memungkinkan seseorang untuk berkomentar dan juga memungkinkan adanya sebuah percakapan dalam sebuah topik tertentu yang kemudian membuat setiap orang dapat saling berinteraksi satu dengan yang lain melalui pesan dalam kolom komentar.

Kehadiran media sosial telah mengubah cara berkomunikasi masyarakat. Perubahan cara berkomunikasi dari konvensional ke media baru berupa media sosial ini tidak hanya terjadi pada level komunikasi antar individu.

Ketika antar individu saling berinteraksi satu sama lain, maka sebenarnya bukan hanya level interaksi antar individu saja yang terkena dampaknya, melainkan juga interaksi antar kelompok. Kemunculan media sosial membuat interaksi antar individu yang tidak lagi terbatas membuka ruang publik yang lebih luas yang kemudian memungkinkan adanya interaksi kelompok di dalamnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, saat ini penggunaan internet sudah tidak asing lagi untuk memasarkan suatu produk. Suatu usaha yang dilakukan untuk melakukan pemasaran produk atau jasa dengan menggunakan media internet dapat disebut juga emarketing. E-marketing adalah sisi pemasaran dari e-commerce, yang terdiri dari kerja dari perusahaan untuk mengkomunikasikan sesuatu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa melalui internet.

Pemasaran dengan strategi promosi melalui internet khususnya dengan social media (jejaring sosial) dapat meningkatkan penjualan secara luas dan tidak memerlukan biaya pemasaran yang mahal. Konsumen juga akan lebih mudah untuk mencari informasi mengenai produk yang ingin mereka beli karena tidak perlu tatap muka secara langsung.

Munculnya teknologi yang semakin canggih tidak lagi membatasi word of mouth marketing pada situasi percakapan tatap muka, namun dapat melalui telepon maupun jejaring sosial. Ditambah lagi gaya hidup masyarakat saat ini yang lebih cenderung memanfaatkan perangkat pintar mereka yang sudah terkenal dengan sebutan smartphones untuk mengakses internet.

Social Media Marketing

Social media marketing merupakan suatu bentuk pemasaran langsung ataupun tidak langsung yang digunakan untuk membangun kesadaran, pengakuan, daya ingat, dan tindakan untuk merek, bisnis, produk, orang, atau entitas lainnya dan dilakukan dengan menggunakan alat dari web sosial seperti blogging, microblogging, social networking, social bookmarking, dan content sharing.

Social media marketing adalah sebuah proses yang mendorong individu untuk melakukan promosi melalui situs web, produk, atau layanan mereka melalui saluran sosial online dan untuk berkomunikasi dengan memanfaatkan komunitas yang jauh lebih besar yang memiliki kemungkinan lebih besar untuk melakukan pemasaran daripada melalui saluran periklanan tradisional.

Social media marketing merupakan bentuk periklanan secara online yang menggunakan konteks kultural dari komunitas sosial meliputi jejaring sosial, dunia virtual, situs berita sosial, dan situs berbagi pendapat sosial untuk menemui tujuan komunikasi.

4 elemen yang dijadikan sebagai tolak ukur kesuksesan social media marketing:

1) Content Creation

Konten yang menarik menjadi landasan strategi dalam melakukan pemasaran media sosial. Konten yang dibuat harus menarik serta harus mewakili kepribadian dari sebuah bisnis agar dapat dipercaya oleh target konsumen.

2) Content Sharing

Membagikan konten kepada komunitas sosial dapat membantu memperluas jaringan sebuah bisnis dan memperluas online audience. Berbagi konten dapat menyebabkan penjualan tidak langsung dan langsung tergantung pada jenis konten yang dibagikan.

3) Connecting

Jejaring sosial memungkinkan seseorang bertemu dengan lebih banyak orang yang memiliki minat yang sama. Jaringan yang luas dapat membangun hubungan yang dapat menghasilkan lebih banyak bisnis. Komunikasi yang jujur dan hati-hati harus diperhatikan saat melakukan social networking.

4) Community Building

Web sosial merupakan sebuah komunitas online besar individu dimana terjadi interaksi antar manusia yang tinggal di seluruh dunia dengan menggunakan teknologi. Membangun komunitas di internet yang memiliki kesamaan minat dapat terjadi dengan adanya social networking

Social Media Spesialist

Pekerjaan ini bisa dibilang cukup dekat dekat kaum milinials, Berbagai jenis jabatannya yaitu antara lain Social Media Admin, Social Media Manager, Social Media Officer dan lainnya. Mungkin beberapa tahun lalu pekerjaan ini tidak ada. Tapi sekaarang melalui kekuatan social media akhirnya membuat pekerjaan ini dibutuhkan oleh sebuah perusahaan.

Meskipun pekerjaan ini cukup menjamur sekarang ini, Namun masyarakat masih juga belum familiar. Banyak yang masih mengira bahwa pekerjaan social media spesialist adalah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan semua orang.

Apa itu Social Media Spesialist?

Social Media Spesialist adalah sebuah pekerjaan dimana seseorang dan tim akan memegang kendali atas keseluruhan isi konten perusahaaan di media sosial. Profesi ini tidak hanya meng-upload foto, membalas komentar dan post status saja, tapi profesi ini memiliki jobs deskripcion yang bisa dibilang kompleks.

Seorang Social Media Specialist harus bertanggung jawab dan memegang kendali atas seluruh isi jejaring sosial sebuah perusahaan. Namun pekerjaan mereka tidak hanya sekedar meng-upload foto atau menulis caption saja.

Setiap tindakan yang dilakukan oleh seorang Social Media Specialist di dunia maya sudah terkalkulasi secara strategis. Mulai penempatan konten yang berbeda untuk media yang berbeda pula, penggunaan kata kunci yang tepat, samapai dengan perencanaan waktu publikasi sangat dibutuhkan untuk menjamin isi posting meraih audiens sebesar-besarnya dan memberi efek yang diinginkan.

Tidak hanya terbatas hanya untuk perusahaan, Jasa Social Media Management juga digunakan oleh individu, terutama para public figure seperti politisi dan selebritis. Bagi mereka, citra dan popularitas sejak dulu dianggap sebagai salah satu parameter kesuksesan, dan kini keberadaan social media menjadi media baru untuk mendulang ketenaran. Di sinilah kepiawaian Social Media Specialist memposisikan dan memanipulasi citra sang klien di dunia maya sangat dibutuhkan.

Apakah setiap orang yang mempunyai akun jejaring sosial bisa menjadi Social Media Specialist? Belum tentu.

Idealnya, selain memiliki minat tinggi terhadap dunia digital dan aktif di berbagai jejaring sosial, seorang Social Media Specialist yang kompeten juga perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik, peka terhadap perkembangan tren dan topik terhangat, dan kreatif. Paham trik-trik dasar tentang Marketing dan pengetahuan mendalam tentang individu atau perusahaan pun menjadi nilai plus.

Selain itu seoarang Social Media Specialist juga mengemban tugas sebagai humas atau PR untuk klien yang mereka wakili. Keluhan yang diarahkan pelanggan platform social media perusahaan atau berita miring yang beredar perlu secepatnya direspon dan ditanggapi dan diklarifikasi.

Tanggung jawab Social Media Specialist

Tanggung jawab sehari-hari Social Media Specialist beragam dari mengkurasi konten hingga menciptakan event di social medua, tergantung kebutuhan klien.
Sabagai dasar, ada beberapa yang perlu mereka penuhi:

– Menganalisa dan mengevaluasi reaksi audiens di berbagai media sosial
– Berinteraksi dengan pelanggan
– Menciptakan dan memperkuat identitas brand
– Memelihara kredibilitas dan kepercayaan dari pelanggan

Keahlian yang harus dimiliki seorang Social Media Spesialist

  • Seorang social media specialist harus paham dengan segala social media yang ada. Harus aware terhadap tren yang sedang terjadi saat ini.
  • Harus mempunyai keahliaan menulis atau copywriting. Kemampuan ini sangat dibutuhkan ketikan menjalankan sebuah campaign.
  • Untuk menunjang kemampuan copywriting, seorang social media specialist harus memiliki mindset atau cara berfikir yang kreatif agar dapat menemukan perspektif baru dan unik dalam membuat sebuah konten.
  • Seoarang social media specialist harus memiliki pengetahua dalam cara menunjukan, mempromosikan dan menjual produk maupun jasa. Termasuk didalamnya strategi pemasaran, demonstrasi produk, teknik penjualan dan sistem kontrol dalam penjualan.

Tantangan Seoarang Social Media Spesialist

Tantangan Seoarang Social Media Spesialist yang paling besar adalah bagaiamana merawat pelanggan. Didunia maya pelanggan akan dengan mudah menggapai suatu perusahaan karena sudah tidak ada lagi batasan antara perusahaan dengan pelanggan.

Sebagai contoh, Jika seorang pelangggan memberi kritik salah satu brand dari suatu perusahaan di media sosial, maka dengan mudah akan cepat menyebar kepada pengguna social media (masyarakat) lainnya. Ketika sebuah kritikan yang buruk sudah menyebar ke pengguna social media lainnya, maka berkemungkinan membuat masyarakat tidak lagi percaya terhadap brand tersebut.

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai media sosial, Semoga bermanfaat.